Rabu, 05 Mei 2010

Bencana

Dalam Negeri - Banjir Bandang Landa Pasaman Barat, Jembatan Amblas

Pasaman Barat - Hujan deras yang mengguyur Pasaman Barat, Sumatera Barat, sejak Minggu (25/4/2010) sore hingga malam mengakibatkan volume air di Sungai Batang Haluan meluap. Akibatnya, jembatan yang membelah sungai tersebut amblas.

"Hujan deras turun sejak Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB hingga Minggu malam sekitar pukul 22.00 WIB," kata Dodi, salah seorang warga Pasaman Barat pada detikcom melalui fasilitas Info Anda, Senin (26/4/2010) dini hari.

Akibatnya, sebuah jembatan utama yang menghubungkan kota Simpang Empat dan pusat kota terputus. "Sekitar pukul 19.30 WIB, saya mendengar suara jembatan amblas," imbuhnya.

Selain itu, Dodi juga menyaksikan sebuah rumah di tepi Sungai Batang Haluan, hanyut terbawa arus sungai. Lokasi kejadian hanya berjarak 1 KM dari kantornya di Dirjen Pajak, Jalan Manggopol No 581 KM 3, Simpang Empat, Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Akibat terputusnya jalur tersebut, warga yang hendak berkantor harus mencari jalan alternatif yang cukup jauh. "Harus memutar 15 KM ke Bantar Rejo melewati perbukitan," jelasnya.

Belum diketahui korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, di beberapa tempat seperti di Tanah Maninjau, mengalami longsor akibat guyuran hujan.

Sementara itu, Dedi Rahman (25) mengatakan, sejumlah rumah di Dorong Sapun, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Batu Sangkar, Sumatera Barat, tertimbun longsor. "Ada juga yang hanyut terbawa ke danau," kata Dedi.

Luar Negeri - Banjir Hebat Landa AS, 18 Orang Tewas



AFP
Tennessee - Banjir disertai hujan lebat melanda wilayah Tennessee, Amerika Serikat. Setidaknya 18 orang tewas dan ribuan orang lainnya mengungsi.

Seperti dikutip dari AFP, Rabu (5/5/2010), saat ini ribuan orang sedang berlindung dari luapan air air sungai bercampur lumpur. Banjir ini ditambah dengan badai tornado hebat dan mematikan.

Cuaca buruk kini telah menewaskan total 29 orang di negara bagian Tennessee dan Mississippi selama minggu lalu. Presiden Barack Obama menggambarkan situasi ini sebagai sesuatu yang 'membinasakan'.

The Tennessee Emergency Management Agency (TEMA) atau Badan Manajemen Darurat Tennessee menjelaskan jumlah korban termasuk 10 korban yang tewas di negara bagian Nashville setelah Sungai Cumberland - ikon kota yang terkenal dengan warisan musikalnya- meluap sekitar 52 kaki (16 meter) yang menenggelamkan wilayah metropolitan.

Obama mengatakan, dirinya terus memonitor krisis yang dibawa oleh 'badai dahsyat'. Obama terus mendapat laporan update yang dikirim Federal Emergency Management Agency (FEMA).

"Pikiran dan doa kami untuk setiap warga Amerika yang telah terkena dampak cuaca buruk dan banjir di tenggara, dan belasungkawa kami yang terdalam kepada mereka yang telah kehilangan orang yang dicintai," kata Obama dalam sebuah pernyataan.

"Kami akan terus bekerja dalam koordinasi yang erat dengan pejabat negara bagian dan lokal untuk mendukung upaya bantuan dan pemulihan," imbuh Obama.

Tidak ada komentar: