"Kalau DPR yang minta Sri Mulyani mundur, tidak boleh. Kalau World Bank yang minta mundur boleh. Ini kan aneh, siapa sebenarnya yang jadi bosnya?" ujar anggota Komisi XI, Eva Kusuma Sundari ketika ditanyai wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (5/5/2010).
Eva bahkan menuding World Bank tidak menghormati Indonesia, karena menunjuk Sri Mulyani yang sedang punya persoalan hukum.
"World Bank tidak menghormati kedaulatan negeri kita. Padahal DPR sudah memutuskan yang bertanggungjawab atas bailout itu. World Bank itu sepertinya menantang DPR dengan keputusan itu," jelas Eva.
Eva juga meminta SBY tidak mengizinkan Sri Mulyani jadi Direktur Bank Dunia. Ia juga meminta Presiden Bank Dunia mengoreksi keputusannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar