KUPANG, POS KUPANG.Com---PT Sarana Agra Gemilang (SAG) menjamin akan mengoperasikan Pabrik Semen Kupang pada Agustus mendatang sebagai hadiah kemerdekaan bagi Rakyat Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Semua unit produksi sudah 90 persen bekerja. Tinggal kami memasang gas analyzer agar bisa mendapatkan nomor seri internasional atas pengelolaan pabrik tersebut," kata Direktur PT SAG Cabang Kupang, Ronny Kristianto di Kupang, Senin (19/7/2010).
Ronny menyampaikan hal itu menjawab keraguan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, atas nasib satu-satunya industri semen di NTT itu. Gubernur Lebu Raya menyatakan kecemasannya atas nasib Pabrik Semen Kupang itu karena PT SAG yang dipercayakan Kementerian BUMN untuk mengelola pabrik tersebut sejak tahun lalu hingga saat ini belum menunjukkan aktivitas apa pun.
"Kami tidak menyangka jika hampir sebagian besar unit produksi yang ada di pabrik ini mengalami kerusakan. Banyak instrumen pabrik yang harus kami ganti, termasuk di antaranya memasang gas analyzer tersebut," kata Ronny.
PT SAG yang biasa bergerak di sektor agroindustri itu akhirnya
mengambil alih manajemen pabrik yang ditinggalkan PT (Persero) Semen Kupang akibat krisis keuangan dan manajemen.
Pada awal mulanya, pihak manajemen memperkirakan akan memproduksi kembali Pabrik Semen Kupang pada akhir Mei atau awal Juni 2010, namun setelah dilakukan pengecekan lebih mendetail, ternyata instrumen alat ukur dan alat timbang juga tidak berfungsi semuanya.
"Kami sudah mengganti semua instrumen tersebut dan kini tinggal memasang gas analyzer yang dipesan dari China. Alat ini sudah tiba di Surabaya, namun masih dalam pemeriksaan pihak Bea Cukai Tanjung Perak, karena masuk dalam jalur merah," katanya.
Ia menambahkan, kendala lain yang dihadapi PT SAG sampai akhirnya menunda pengoperasian pabrik tersebut, karena masih terbatasnya daya listrik untuk mendorong mesin produksi dan instrumen pendukung pabrik lainnya.
Menurut Ronny, pihaknya sudah mengadakan tujuh unit genset berdaya masing-masing 1,2 MW untuk mendukung daya listrik dari PLN sebesar 3,5 MW. Namun, lima unit genset di antaranya mengalami kerusakan saat bongkar muat di pelabuhan. Sekarang sedang dalam perbaikan.
Ditambahkannya, daya listrik yang ada sudah cukup untuk menghidupkan panel listrik ke travo dan ke panel distribusi, namun untuk efisiensi dan hemat energi pihaknya akan menambah 8,0 MW listrik dari PLN pada Agustus mendatang.
Kondisi yang dihadapi pabrik Semen Kupang saat ini, menurut dia, sudah mendekati titik "clear production" sehingga target mereka untuk memproduksi pada Agustus sebagai hadiah kemerdekaan untuk rakyat NTT tidak terlalu meleset jauh.
"Kami sadar bahwa dengan adanya penundaan produksi tersebut, image yang muncul dalam pikiran masyarakat NTT tentu bernada negatif terhadap perusahaan pengelola pabrik Semen Kupang. Namun, mulai saat ini, kami berjanji bahwa pada Agustus 2010 ini Pabrik Semen Kupang sudah beroperasi kembali," janji Ronny. (ant)
1 komentar:
Bagaimana dengan nasib para karyawan PT. Semen Kupang sebelumnya (pada masa Krisis)
Posting Komentar