Senin, 30 Agustus 2010

Toleransi adalah Bagian dari Karakter Hidup Berbangsa di Negeri ini....

Umat Islam Sholat di Aula Paroki St. Gregorius

Sumber : Pos Kupang
Foto : POS KUPANG
Umat Islam yakni pelajar SMA Katolik Pancasila Borong yang beragama Islam sholat bersama di Aula Paroki St. Gregorius Borong sebelum buka puasa bersama, Jumat (27/08/2010). Sholat dipimpin Imam Mesjid Agung Borong, Ustad Ibrahim Suman.

-- Ada keunikan dan patut menjadi pembelajaran dalam toleransi kehidupan antarumat beragama di Borong, Ibu kota Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mereka benar-benar memaknai Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

Berbeda agama dimaknai ibarat hidup dalam satu rumah, hanya beda kamar. Hal ini terbukti pada Jumat 27/08/2010, segenap umat muslim dalam keluarga besar Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Pancasila Borong melakukan sholat sebelum berbuka puasa di Aula Paroki St. Gregorius Borong.

Acara buka puasa bersama ini berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Acara ini dimulai pukul 17.30 Wita diawali sholat bersama.
Aula Paroki itu 'disulap' menjadi mesjid. Aula disekat agar acara sholat bersama dapat dilakukan. Tepat pukul 18.00 Wita, acara buka puasa bersama dimulai. Menu kolak yang manis menjadi santapan berbuka puasa saat itu.

Hadir saat berbuka puasa bersama ini, Wakil Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, S.H. M.Hum, beberapa pimpinan satuan kerja perangkat daerah dan anggota DPRD Manggarai Timur.

Dari umat muslim, Ketua MUI Manggarai Timur, Ibrahim Suman, Ketua Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) Manggarai Timur, Jamiludin A. Mutalib, dan beberapa umat muslim lainnya.

Ketika memberikan sambutan, Wabup Manggarai Timur, Agas Andreas meminta agar tradisi berbuka puasa bersama di SMAK Pancasila Borong tetap dipertahankan, karena sarat nilai pendidikan kepada anak didik. Dia juga meminta agar tetap mempererat kerukunan antar-umat beragama di Borong, dan khususnya di sekolah itu.

Sebelumnya, Ketua MUI Manggarai Timur, Ibrahim Suman menyampaikan agar umat muslim khususnya siswa-siswi muslim di SMAK Pancasila Borong menghargai hidup disiplin di sekolah itu. Dia juga menitipkan dan mempercayakan umat muslim yang juga siswa-siswi SMAK Pancasila Borong untuk dibimbing agar semakin memahami pluralisme dan perbedaan yang tidak harus saling memusuhi.

Ketua Yayasan St. Stanislaus, Romo Beny Jaya, Pr, mengatakan, SMAK Pancasila Borong merupakan lembaga pendidikan yang memiliki dua semangat, yakni nasionalisme dan religius. Untuk itu, tradisi berbuka puasa bersama di lembaga ini akan terus dilakukan.

Acara berbuka puasa bersama ini diisi berbagai acara kesenian dan pertunjukan. Tetapi acara terpaksa diakhiri pukul 20.00 Wita karena listrik PLN Ranting Borong padam mendadak dan berulang-ulang.

Selasa, 24 Agustus 2010

Sosiologi - Karakter Bangsa Indonesia

Karakter bangsa; kata yang selalu muncul dan seringkali menjadi penutup diskusi perihal penyebab keterpurukan Bangsa Indonesia di berbagai bidang. Bukan hal baru untuk menyatakan bahwa karakter bangsa kita, ekstrimnya, sedang berada di titik nadir. Saya sangat meyakini bahwa perbaikan karakter bangsa merupakan satu kunci terpenting agar bangsa yang besar jumlah penduduknya ini bisa keluar dari krisis dan menyongsong nasibnya yang baru.
Pergilah ke kantor-kantor yang berurusan dengan pelayanan publik, pasar, hingga jalan raya; dan bandingkan dengan kondisi tempat yang sama di negara maju, anda akan bisa memaklumi puisi Taufik Ismail yang bertajuk "Malu (Aku) Menjadi Bangsa Indonesia". Tak perlu gerah dan membuat puisi tandingan, gunakan cermin besar untuk melihat keseharian bangsa kita (yang tentu saja turut menelanjangi diri sendiri). Masih ada, jelas, bagian dari bangsa kita yang berkarakter mulia; hanya sayang, jumlahnya masih minoritas.

Sudah Habis Teori di Gudang; demikian ungkapan Professor Mahfud MD menjawab pertanyaan mahasiswanya tentang teori apa lagi yang bisa digunakan untuk membawa bangsa ini keluar dari krisis (Kompas, 11 Oktober 2005). Bangsa kita memang gudangnya teoritikus, yang nampak garang dan gagah manakala mendiskusikan dan merumuskan sebuah konsep, namun hampir menjadi nihil, bahkan bertotak belakang dalam aplikasinya. Tidak sesuainya kata dan perbuatan, demikian ungkapan dai-dai kondang kita yang berusaha mencari solusi bagi bangsa.

Menjadi lebih menyedihkan lagi manakala kita melihat ke dalam dan menemui bahwa mayoritas komponen bangsa kita mengklaim dirinya sebagai bangsa yang religius. Banyak sudah orang mengatakan bahwa nilai-nilai religiusitas yang diyakini menjadi bagian integral Bangsa Indonesia justru diaplikasikan dalam keseharian oleh bangsa maju yang notabene sekuler.

Bangsa kita gagal dalam melakukan internalisasi nilai-nilai luhur yang berasal dari Tuhan menjadi perilaku keseharian. Sedangkan bangsa lain memeras otak mereka dan menghasilkan prinsip hidup yang terealisir. Nilai-nilai luhur bangsa kita jelas lebih unggul, karena berasal dari Tuhan; perlu usaha keras dan luarbiasa untuk melakukan internalisasi. Tidak perlu malu untuk mengakui bahwa sebagian besar lembaga pendidikan kita, baik pendidikan formal ataupun non-formal, umum ataupun keagamaan, belum berhasil melakukan tugas utamanya: internalisasi nilai luhur menjadi perilaku.

Belum terlambat dan tidak mustahil untuk mengubah nasib Bangsa Indonesia. Jangan menunggu keajaiban datang dari langit. Seluruh komponen bangsa; Pemerintah, Legislatif, Yudikatif, Militer, Penegak Hukum, Swasta, dan Masyarakat harus bertekad kuat memperbaiki karakter bangsa melalui peran masing-masing. Tidak perlu membuat TAP MPR atau UU Karakter Bangsa – pengalaman menunjukkan bahwa banyak peraturan di bumi pertiwi yang hanya berhenti di lembaran negara. Zero defect harus menjadi prinsip utama seluruh komponen bangsa; baik untuk urusan kecil, seperti membuang sampah, hingga pengamanan harta negara.

Implementasi zero defect memerlukan kepemimpinan yang bersih, kuat, tegas, dan berstamina tinggi. Zero defect tidak mustahil untuk dilaksanakan, karena ini masalah pembiasaan. Zero defect bukan berarti mengingkari kodrat manusia yang memang tidak pernah bisa mencapai kesempurnaan; namun hal tersebut menjadi the ultimate goal yang patut digantungkan di dinding kantor-kantor pemerintahan. Sedikit penyimpangan terhadap zero defect yang masih berada dalam toleransi yang terukur bisa ditolerir dengan catatan adanya tekad bulat untuk kembali menuju ke zero defect.

Karena ini masalah pembiasaan, maka kunci terpentingnya ada di bidang pendidikan. Wajah pendidikan kontemporer kita, sebagai sebuah sistem yang tak bisa lepas dari rembesan nilai-nilai setempat, masih terlihat belum cemerlang. Secara umum, pendidikan di Indonesia belum menghasilkan lulusan berkarakter kuat. Tentu saja, ada di sana-sini pelaku pendidikan, baik individu ataupun lembaga yang berkarakter. Hanya saja jumlahnya masih minoritas.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Forum Rektor (Forek), dan berbagai pimpinan lembaga pendidikan formal dan non-formal perlu kembali mengingatkan kepada anggotanya tentang "peran mulia dan strategis mereka dalam perubahan nasib bangsa". Tidak perlu menunggu implementasi UU Guru dan Dosen untuk memulai semua itu, karena entitas ini, Guru, Dosen, dan para pendidik pada umumnya, adalah para pahlawan bangsa. Sejarah kontemporer Indonesia akan mencatat dengan tinta emas peran para pendidik dalam keluarnya Indonesia dari krisis. Lingkaran setan yang membelit Bangsa Indonesia perlu segera diputus; dimulai dari para ksatria; Guru, Dosen, dan para pendidik. Kami menunggu kiprah anda semua.

"Selamat memasuki jalan panjang dan berliku menuju bangsa yang berkarakter".


Salam.

Puisi - Refleksi Kemerdekaan









silahkan disimak Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan “INDONESIA SAAT INI”

Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".

Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.

Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "Ohh.. itu," kata Tuhan, "itu Indonesia.

Negara itu sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."

Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho.., katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya..? "

Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris,

" This country actually has a very good nature and very beautiful, it's just that this country is full of greedy and corrupt officials"

(sesungguhnya negara ini memiliki alam yang sangat bagus dan sangat indah, hanya saja negara ini penuh dengan pejabat yang tamak dan korup).


Senin, 23 Agustus 2010

Psikologi - Wajah dan sosok tubuh yang simetris sempurna

Pada penelitian yang diselesaikan tahun 1999 y.l. ahli psikologi Linda Mealey dan rekan-rekannya dari Universitas Queensland dan Adelaide, Australia menyimpulkan bahwa orang dengan sosok tubuh serta wajah yang simetris nyaris sempurna umumnya dinilai jauh lebih menarik dibanding orang dengan sosok yang a-simetris atau kurang sempurna simetrisnya. Penelitian dilakukan dengan obyek penelitian sejumlah 34 pasangan kembar identik yang foto aslinya ditampilkan guna dinilai daya tariknya berdasarkan derajat kesempurnaan simetris pada wajahnya oleh sukarelawan penilai yang terdiri atas 33 pria dan wanita mahasiswa dari fakultas psikologi tersebut.

Kembar identik seperti diketahui berasal dari satu sel telur (monozygotic) , namun pada kenyataannya walau pasangan kembar identik mewarisi kode genetika yang persis sama pada saat tumbuh menjadi dewasa masing-masing individu seringkali memiliki adanya sedikit perbedaan rupa atau fisik.

Mealey menggunakan perangkat komputer dalam merekayasa secara kreatif penelitiannya, yakni dengan membuat tampilan setiap foto pasangan kembar dalam 3 macam image yang berbeda. Foto pertama menampilkan wajah asli atau apa adanya setiap pasangan kembar. Foto kedua dinamakan “composite double left“, karena wajah yang ditampilkan sesungguhnya wajah asli separuh sisi kiri yang lalu ditampilkan dengan cerminan kebalikannya (”mirror-reversed“) pada wajah sisi kanan. Sedangkan foto ketiga dinamakan “composite double right” dengan wajah asli separuh sisi kanan yang digandakan pada sisi wajah kiri dengan cerminan kebalikan.

Lebih lanjut Mealey meminta bantuan 75 mahasiswa lainnya guna menentukan pasangan kembar mana yang dianggap lebih atraktif. Hasilnya ternyata tetap konsisten, bahwa pasangan kembar yang diantara keduanya memiliki raut wajah yang sangat mirip satu sama lainnya – atau berarti memiliki derajat simetris yang nyaris sempurna – dianggap merupakan orang-orang yang lebih atraktif dibanding pasangan yang kurang memiliki tampilan wajah yang simetris.

Penelitian yang menyimpulkan bahwa simetris dianggap menarik ternyata bukan hanya berlaku atas manusia semata melainkan juga berlaku pada dunia hewan. Dalam rumusan ilmu psikologi evolusi mahluk hidup jawaban atas simetris sempurna dianggap lebih menarik, yakni dikarenakan adanya anggapan bahwa masing-masing setiap sisi sosok tubuh manusia dibentuk berdasar atas pengaruh suatu serial kumpulan gen yang serupa. Masing-masing sisi kiri dan kanan dapat dianggap sebagai “setangkup cetakan” yang seakan terpisah sendiri-sendiri dan tumbuh atas serangkaian komando genetika dalam kehidupan suatu mahluk.

Dengan demikian apabila kedua sisi adalah persis serupa maka hal itu menunjukkan bahwa kedua sisi tubuh benar-benar tumbuh sempurna sesuai dengan rincian rancangan (”design spesification“), sehingga hasilnya merupakan wujud individu yang “sempurna” dalam artian pertumbuhannya tidak mengalami satu pun faktor-faktor kekurangan ataupun penyakit.

Dinyatakan juga bahwa derajat kesempurnaan simetri pada wajah serta tubuh seseorang merupakan semacam cirian yang sangat berharga dalam menentukan apakah pria atau wanita dewasa akan menjadi seorang calon pasangan idaman. Tidaklah mengherankan pula bahwa orang seakan menjadi terbiasa untuk mencermati adanya perbedaan yang samar antara seseorang dengan wajah atau tubuh yang nyaris simetris sempurna dibanding dengan yang kurang sempurna , untuk kemudian memberikan penilaian bahwa seseorang pria atau wanita yang lebih simetris adalah yang lebih menarik. Bagi mahluk yang berkelamin pria dengan kesempurnaan simetri khususnya seringkali juga dianugerahi keberuntungan dalam segi daya tarik hingga selain memiliki lebih banyak pasangan lawan jenisnya, juga memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memuaskan kebutuhan biologis bagi pasangan lawan jenisnya

Beberapa penelitian mutakhir lain memberikan petunjuk awal, bahwa orang memiliki kemampuan untuk mengkaji dan menilai simetris dengan cara selain dengan pengamatan visual yang mengandalkan kemiripan antara kanan-kiri keseluruhan sosok manusia. Salah satunya, adalah bahwa pada kebanyakan orang walaupun bahkan hanya melihat salah satu sisi wajah seseorang – hingga sebenarnya berarti ia tidak dapat secara langsung membandingan dengan pandangan visual secara lengkap keseimbangan simetris antara kanan-kiri – namun dengan imbuhan lain misalkan dengan faktor kulit wajah yang lebih terang ataupun mulus, dengan tetap mengingat pada pegangan awal untuk cenderung lebih menyukai wajah yang rupawan lalu segera dapat menyimpulkan daya tarik seseorang adalah menarik atau sebaliknya.

Ahli psikologi Anja Rikowski dari Ludwig Boltzman Institute di Wina, Austria bahkan telah menunjukkan bukti awal lainnya yang menakjubkan. Dalam penelitiannya Anja Rikowski melaporkan bahwa kebanyakan lelaki dalam penelitiannya dapat secara tepat menilai bahwa seseorang wanita yang menjadi obyek penelitian adalah lebih atraktif yakni; memiliki postur tubuh seimbang serta wajah yang simetri sempurna hanya berdasar penciuman atas aroma tubuh lawan jenisnya saja.
Dalam pengujian itu sekelompok pria diminta untuk membaui sejumlah kaos t-shirt yang masing -masing telah dipakai seorang wanita tertentu. Maksudnya sukarelawan itu diminta untuk menentukan derajat daya tarik serta kesimetrisan sosok tubuh dan wajah para wanita dengan tanpa sama sekali melihatnya ataupun mencium aroma wanita secara berdekatan langsung. Dan ternyata cukup berdasar penciuman itu rata-rata pria sependapat bahwa wanita yang menarik dengan tubuh serta wajah yang simetris ditunjukkan oleh karena adanya aroma tubuh yang lebih merangsang !
Namun demikian hasil penelitian ini dinyatakan belum benar-benar absah berhubung tingkat pengujiannya dianggap belum memadai menurut standard statistika penelitian dan masih perlu penelitian lebih lanjut.

Kamis, 19 Agustus 2010

Healthy Live - Khasiat Melimpah dari Taoge

Kadang kita tidak menyadari, bahwa disekitar kita banyak tumbuhan yang berguna bagi kesehatan. Kita kadang lebih bercaya kepada pengobatan modern dibanding pengobatan tradisional. Padahal di lingkungan sekitar kita banyak tanaman obat-obatan yang siap untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah adalah taoge. Siapa sangka tumbuhan mungil ini memiliki khasiat yang luar biasa

Taoge merupakan kecambah yang berasal dari biji-bijian, seperti kacang hijau, yang memiliki bagian putih dengan panjang hingga tiga sentimeter. Bentuk kecambah diperolah setelah biji diproses selama beberapa hari. Bentuk taoge memang tergolong kecil dibandingkan dengan jenis sayuran lain, meskipun begitu, tumbuhan ini memiliki kandungan manfaat yang tidak kecil. Sayuran taoge jenis apapun, baik taoge kacang hijau, taoge kedelai, taoge alfafa, maupun jenis taoge lainnya mengandung banyak sekali senyawa fitokimiawi yang sangat berkhasiat. Salah satunya adalah kanavanin (canavanine), jenis asam amino bahan penyusun arginin yang paling banyak tersimpan dalam taoge alfafa. Jika dibandingkan dengan bijinya, kecambah atau taoge lebih bergizi. Protein taoge lebih tinggi 19 persen dibandingkan dengan kandungan protein dalam biji aslinya. Kenapa bisa begitu? hal ini disebabkan, selama proses menjadi kecambah, terjadi pembentukan asam-asam amino esensial yang merupakan penyusun protein.

Manfaat Taoge untuk Kesehatan

Banyak sekali manfaat yang kita peroleh dari tumbuhan yang sangat kecil ini, diantaranya adalah:

1. Mencegah Kanker

Proses menjadi taoge telah menguraikan 90 persen rantai olisakarida menjadi karbohidrat sederhana, sehingga senyawa tersebut mudah sekali diserap tubuh, tanpa menghasilkan gas. Karena mengandung banyak serat dan air, taoge membantu pengurasan kotoran dalam usus besar. Hal ini menjadi kekuatan ganda taoge dalam memerangi kanker. Dengan mendorong kotoran segera meinggalkan usus besar, sehingga tidak ada lagi zat-zat racun dalam kotoran yang dapat diserap tubuh. Dan ini akan mencegah menumpuknya zat racun yang dapat merangsang berseminya benih kanker.

2. Mencegah Serangan Jantung dan Stroke

Para penyandang resiko stroke dan serangan jantung yang banyak disebabkan karena kadar lemak darah melambung, dianjurkan untuk lebih banyak makan taoge. Hal ini disebabkan, saponin dalam taoge akan mengahancurkan lemak jahat LDL tanpa megganggu kandungan lemak yang baik HDL. Dan saponin yang besar dapat diperoleh dalam taoge alfafa ketika proses biji-bijian menjadi kecambah, yang secara umum kadar saponinnya naik 450 persen.

3.Mencegah Osteoporosis

Estrogen alami yang terdapat dalam taoge dapat berfungsi sama dengan estrogen sintetis, tetapi keunggulannya estrogen alami tak memiliki efek samping. Sehingga estrogen dalam taoge secara nyata dapat meningkatkan kepadatan tulang, susunan tulang dan mencegah keroposnya tulang.

4. Membangkitkan Sistem Kekebalan Tubuh

Saponin taoge juga dapat membangkitkan sistem kekebalan tubuh, yaitu dengan cara meningkatkan aktivitas sel pembuluh alami (natural killer cell), khususnya sel T-limfosit dan interferon. Selain sarat DNA, taoge kaya akan zat antioksidan yang membentengi tubuh dari radikal bebas perusak sel DNA.

5. Manfaat Lainnya

Karena bersifat alkali (basa), maka taoge sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan. Taoge juga baik untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan flek-flek hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan juga melangsikan tubuh. Karena mengandung Vitamin E, taoge juga dapat membantu meningkatkan kesuburan. Bagi wanita yang rajin makan taoge, akan membantu terhindar dari kanker payudara, gangguan menjelang menstruasi, pramenopause dan gangguan akibat enopause.

Jadi tidak ada salahnya jika anda beralih ke tumbuhan di sekitar rumah untuk pengobatan anda. Karena selain mudah didapat dan alami tanpa bahan kimia. Anda juga tidak tergantung lagi terhadap obat-obatan.

Sumber : Kamus ilmiah & beberapa Sumber Lain