Senin, 16 Agustus 2010

Thecno News

Bioethanol, Alternatif Energi Terbarukan

Sumber: Berita Iptek

Dua ancaman serius yang muncul akibat ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, yakni: faktor ekonomi (keterbatasan eksplorasi yang berakibat pada suplai, harga; dan fluktuasinya), serta faktor polusi bahan bakar fosil yang merugikan lingkungan hidup, mau tidak mau memaksa umat manusia untuk memikirkan alternatif energi yang lebih terjamin pengadaannya serta ramah terhadap lingkungan. Gasohol adalah salah satu alternatif yang memungkinkan transisi ke arah implementasi energi alternatif berjalan dengan mulus.

Dari sisi teknik pembangkitan daya dan emisi gas buang, ethanol (dalam bentuk murni ataupun campuran) relatif superior terhadap gasolin. Penggunaan ethanol sebagai bahan bakar pada mesin pembakaran dalam akan meningkatkan efisiensi mesin, serta menurunkan kadar emisi gas yang berbahaya bagi lingkungan (relatif terhadap gasolin). Produk samping berupa listrik, serta dampak penurunan emisi CO2 merupakan dua nilai tambah yang sangat berkontribusi positif terhadap lingkungan hidup.

Terdapat beberapa hal yang bisa dipelajari dari Brazil dalam implementasi bahan bakar bioethanol, yakni:

1. Perlunya diversifikasi sumber ethanol untuk menghindari penurunan kualitas tanah secara radikal

2. Implementasi bahan bakar bioethanol lebih baik dimulai dari pencampuran gasoline + ethanol,

bukan dari penggunaan bioethanol 100%. Hal tersebut akan menjamin transisi ke arah

bioenergy secara lebih mulus, sembari menyiapkan secara lebih matang seandainya era

penggunaan bioethanol 100% dipandang sudah tiba

3. Perlunya kerjasama yang erat dengan pihak industri otomotif untuk menyediakan kendaraan

yang optimal bagi implementasi bahan bakar gasoline + ethanol (4) Perlu sinergi antar instansi

serta antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka penyediaan bahan baku, pemrosesan,

serta distribusi bahan bakar bioethanol.


Tidak ada komentar: