Pertemuan Pengembangan Pangan Lokal dan Pusat Kajian Makanan Tradisional
Pertemuan Pengembangan Pangan Lokal dan Pusat Kajian Makanan Tradisional dilaksanakan pada tanggal 6 – 8 Oktober 2010 bertempat di ruang pertemuan Puri Madura Hotel Cendana, Surabaya, Jawa Timur. Pertemuan dibuka oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan pada tanggal 6 Juli 2010, pukul 14.30 WIB. Pertemuan dihadiri oleh 86 orang peserta yang terdiri dari Inspektur II – Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian beserta staf, Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur dan Sulawesi Tengah, pejabat eselon III/ IV yang menangani penganekaragaman konsumsi pangan dari 28 provinsi dan unsur yang mewakili Badan Ketahanan Pangan dari 3 (tiga) Kabupaten (Berau-Kalimantan Timur, Kapuas-Kalimantan Tengah, dan Malang-Jawa Timur), Pusat Kajian Makanan Tradisional / Perguruan Tinggi dari 16 Provinsi, Ketua Harian Koperasi Jasa Boga Utama (KJBU), Sekretariat Badan Ketahanan Pangan dan staf lingkup Pusat Konsumsi dan Keamanan Pangan serta tim pengadaan barang dan jasa Badan Ketahanan Pangan. Setelah pertemuan, dilaksanakan pula kunjungan lapangan ke CV. Caprina Agroindustri di Malang – Jawa Timur dan Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu (SPAT) di Lawang pada tanggal 8 Oktober 2010.
Pertemuan bertujuan untuk : 1) Meningkatkan sinergi dan langkah-langkah konkrit dalam memadukan antara dunia penelitian, dunia usaha dan masyarakat dalam pengembangan pangan lokal dan makanan tradisional; dan 2) Meningkatkan komitmen dunia penelitian (PKMT), dunia usaha dan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota untuk mendorong industri pangan lokal yang efisien dan memiliki daya ungkit yang besar.
Keluaran dari pertemuan ini berupa rumusan langkah-langkah kongkrit dan sinergi program pengembangan pangan lokal dan makanan tradisional yang dapat diterapkan baik dari sisi perguruan tinggi, swasta dan masyarakat dalam upaya mendorong agroindustri pangan lokal di pedesaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar