Rabu, 28 April 2010

Ekonomi Bisnis

PELUANG USAHA SEKTOR PERKEBUNAN


1. Tanaman Kelapa,




Luas lahan yang tersedia adalah 154.232,37 ha. Luas lahan yang belum diusahakan (disiapkan untuk pihak investor adalah 50.386,67ha) untuk pengembangan dan tersedia lokasi di 16 Kabupaten/kota se-NTT, dengan dukungan sarana dan prasarana penunjang yang memadai. Tanah merupakan milik rakyat.



2. Tanaman Jambu Mete,




Luas lahan potensi sebesar 134.997,24 ha. Luas lahan yang belum diusahakan/ dikembangkan oleh investor sebesar 73.821,37 ha dengan lokasi terbesar di 16 Kabupaten/ kota se-NTT dengan dukungan sarana dan prasarana penunjang yang memadai, status tanah milik rakyat.

3. Tanaman Kopi,



Luas lahan untuk pengembangan tanaman Kopi di NTT seluas 64.300,21 ha, sedangkan lahan yang belum diusahakan atau yang dipersiapkan kepada pihak investor seluas 23.804,37 ha dan terbesar di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Sumba Barat dan Kabupaten Ende. Sarana dan prasarana cukup tersedia, status tanah milik rakyat.


4. Tanaman Kakao,

Luas lahan tersedia seluas 37.883,02 ha, sedangkan lahan yang masih tersedia bagi pengembangan tanaman Kakao seluas 15.280,57 ha, tersedia di Kabupaten Kupang, Belu, Ngada, Manggarai, Sumba Barat dan Flores Timur, dengan dukungan sarana sampai pada desa-desa.

5. Tanaman Kemiri,

Lahan yang terdiri bagi pengembangan tanaman kemiri seluas 74.972,92 Ha sedangkan lahan yang belum diusahakan/ tersedia untuk investor 39.936,23 Ha dan tersedia 16 Kabupaten/Kota se-NTT, sarana dan prasarana penunjang cukup tersedia sampai ke desa-desa, status tanah milik rakyat.

6. Tanaman Cengkeh,

Lahan yang tersedia bagi pengembangan tanaman Cengkeh seluas 11.579,81 Ha, sedangkan lahan yang belum diusahakan/ disiapkan kepada investor seluas 5.106,35 ha lokasi tersedia di Kabupaten Ngada, Manggarai, Ende, Sikka.

7. Perkebunan Vanili,


Lahan yang tersedia untuk pengembangan tanaman vanili adalah 4.239 ha, tanaman yang belum menghasilkan seluas 2.473 ,72 ha, sedangkan status tanah adalah masyarakat dan tersebar di Kabupaten Ngada, Sikka, Sumba Barat dan Kupang.

8. Tanaman Jarak,

Lahan yang tersedia adalah 3.424 lahan/ lokasi yang belum diusahakan adalah 119,20 ha, status kepemilikan adalah tanah masyarakat dan tersebar di 16 Kabupaten/ Kota se- Nusa Tenggara Timur.


9. Lada



10. Pala



11. Pinang


12. Lontar





Politik dan Hukum


Jakarta - Markus Pajak Rp 28 M, Senin Depan Polri Periksa Hakim Asnun,
Ketua majelis hakim sidang kasus Gayus Tambunan, Muhtadi Asnun, urung menjalani pemeriksaan oleh Tim Independen Mabes Polri atas dugaan markus mafia pajak. Pemeriksaan terhadap hakim PN Tangerang itu dijadwalkan untuk Senin minggu depan.

"Pemeriksaan selanjutnya Senin (3/5) depan," kata Farhat Abbas, kuasa hukum Asnun, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (28/4/2010).

Farhat mengatakan, kliennya tidak bisa menghadiri pemeriksaan hari ini karena alasan sakit. Selain itu saat ini Asnun juga sedang berada di Tuban, Jawa Timur, untuk urusan keluarga.

Lebih lanjut Farhat membantah pengakuan kliennya di Komisi Yudisial (KY) yang pernah menerima uang senilai Rp 50 juta. Bahkan, Farhat menuding pengakuan Asnun karena akibat tekanan oleh KY.

"Dia merasa terdesak. Tapi saya katakan tidak ada suap dan penerimaan uang," kilah Farhat.

Hakim Asnun pernah membuat pengakuan menerima Rp 50 juta dari Gayus saat diperiksa KY. Uang tersebut diterima Asnun di rumahnya dengan panitera pengadilan dan sopirnya menjadi penghubung dirinya dengan Gayus.

Pariwisata