Jumat, 08 Oktober 2010

TEKNOLOGI UNTUK KEMULIAAN BANGSA

“Para insinyur Indonesia saat ini perlu memusatkan perhatian dan berinovasi untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dalam tiga sektor, yaitu energi, pangan dan lingkungan hidup. Untuk mengatasi ketiga tantangan tersebut, diperlukan inovasi teknologi dan sosial oleh semua pihak, khususnya oleh lembaga pemerintah, swasta, BUMN, dan lembaga pendidikan dan penelitian”, ungkap Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), jurusan Elektro tersebut.

Dikatakan Arifin, kemampuan dan hasil kerja tenaga dari Indonesia tidak kalah potensinya dibandingkan negara lainnya. Hal tersebut dapat harus didorong dengan persiapan yang baik, diberi pendidikan, pelatihan yang cukup, serta diberi tantangan. “Ini sudah saya buktikan sendiri. Pengalaman saya dan jajaran Medco Energi dalam menugaskan para insinyur Indonesia di daerah operasinya di luar negeri, prestasi dan performa kerja mereka diakui oleh berbagai perusahaan minyak papan atas dunia”.

Diakhir orasinya, Arifin mengutip judul buku yang ditulis oleh Lawrence E. Harison yang berjudul “Underdevelopment is a State of Mind” (Keterbelakangan adalah masalah mentalitas). “Saya merasakan kebenaran dari pernyataan tersebut, bahwa membangun mentalitas yang kuat lebih sulit daripada mengembangkan kompetensi. Dari pengalaman saya dalam mengembangkan usaha dan bergerak dalam kegiatan kemasyarakatan, saya mendapat keyakinan bahwa kita bisa”, tegas Arifin. (Situs BPPT Online)